Presented by Larasayu Dea. Dedicated to her beloved mother. Powered by Blogger.
RSS

I'm Indonesian

Assalamu'alaikum, guys!


Kali ini gue akan ngebahas sesuatu yang berhubungan dengan Indonesia dan ke-Indonesia-an kita. Hal ini terinspirasi begitu saja, semenjak ada presentasi di kelas tadi. Dan dosen gue ngomongin masalah ini. Menurut gue, ini penting untuk dibahas. Gue gak terlalu nasionalisme, memang. Tapi gue cinta Indonesia.


Nasionalisme menurut gue adalah suatu paham akan rasa cinta tanah air yang bisa diaplikasikan melalui berbagai cara, yang positif tentunya. Ada juga yang beranggapan bahwa Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia (sumber)


Banyak banget cara manusia untuk menyalurkan rasa nasionalis mereka. Ada yang mengikuti organisasi-organisasi seperti Paskibra, Karang Taruna, dan sebagainya. Ada juga yang memilih mendalami sejarah bangsa ini dan mempelajari budaya-budaya yang terkandung didalamnya. Semua nya bisa menjadi media penyaluran nasionalisme. Asalkan tidak dilakukan dengan anarkis, atau pun hiperbolis.


Budaya Indonesia pun gak bakal bisa lo sebutin satu persatu secara lengkap. Gue tantang kalian kalo bisa, waaah keren parah! Karena, perpustakaan nasional yang memuat jutaan buku pun, belum tentu memiliki satu buku yang lengkap akan daftar budaya Indonesia. Dan Indonesia yang nota bene adalah negara maritim dengan ribuan pulau, masih memiliki daerah-daerah yang belum terjamah manusia. Sejarah kita pun masih berubah-ubah kan? Okay mungkin bukan berubah. Tapi di revisi. Kadang di buku ini bilang begini, di buku lain bilang begitu.


Budaya itu bisa berupa Tarian, Nyanyian, Cerita Rakyat, Kebiasaan, Pakaian, Upacara, dan sebagainya. Di negara kita ini, Indonesia, ada banyak banget budaya-budaya yang sebenernya sangat menarik untuk kita pelajari. Jujur, gue tertarik sama segala Kesenian Musik di Indonesia. Sadar gak sih kalian kalo Musik Indonesia itu unik?


Banyak alat musik yang berasal dari Indonesia itu unik parah. Seruling Sunda, Gambang Kromong, Sasando, dan lain sebagainya. Rata-rata alat musik khas Indonesia itu cuma punya satu nada. Seperti angklung, contohnya. Alat musik tersebut juga kalo gue perhatiin, berasal dari bahan alam yang mudah ditemukan di Indonesia. Angklung sendiri terbuat dari bambu, yang tumbuh subur di Indonesia.


Nah sekarang, pertanyaan yang sebenernya pengen gue ajuin adalah, apakah kalian pernah mempelajari budaya Indonesia? Jika iya, apakah kalian mempelajari yang lain, selain yang pernah kalian pelajari? Dan setelah kalian mempelajarinya, apakah kalian memperkenalkannya kepada khalayak agar mereka turut mempelajarinya?

Salut buat kalian yang menjawab "ya" tiga kali! Angkat jempol deh, mbak, mas! Tapi, masih banyak loh yang hanya menjawab "ya" sekali, atau paling banter dua kali deh. Gue sendiri hanya dua kali jawab "ya". Gue belajar Tari Saman, setelah itu memang sih gue ajarin ke adik-adik kelas. Tapi itu karena tuntutan Ekstrakurikuler. Gak pernah rasanya gue ngajarin saman yang pernah gue pelajari ke orang lain di luar Ekstrakurikuler tersebut.


Itulah kondisi yang terjadi di Indonesia. Suatu saat, kalau kalian go abroad, kata dosen gue, kalian akan ditanya apa kebudayaan khas negara tempat tinggal kalian, yang bisa kalian pamerkan. Dan ini merupakan suatu tantangan yang sangat berat, gue rasa. Karena, kalo nanti gue kuliah di luar, mungkin gue cuma bisa bilang gue orang Indonesia, tanpa bisa mempromosikan apa itu budaya Indonesia.


Sedih banget ya rasanya? Yah inilah yang dialami Indonesia saat ini. Kurangnya kesadaran akan mencintai budaya sendiri. Padahal banyak loh orang luar negeri yang sengaja dateng ke Indonesia buat belajar kebudayaan kita. Miris banget kan? Kita yang tinggal belajar aja, dan murah pastinya, gak pernah mau buat belajar. Sementara bule-bule itu, kalo mau belajar, mereka harus nabung dulu buat beli tiket, buat biaya hidup disini, dan sebagainya.


Demikianlah kegalauan gue. Mudah-mudahan kita semua masih mau untuk belajar budaya milik kita sendiri. Siapa lagi yang mau mencintai budaya kita, kalo bukan kita sendiri?


Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying.

Link

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment