Presented by Larasayu Dea. Dedicated to her beloved mother. Powered by Blogger.
RSS

Cook to Beat the Rook

Assalamu'alaikum, guys

Kali ini gue bakal ngebahas salah satu kompetisi yang sekarang ini lagi marak ditayangkan di televisi seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dan langsung aja dimulai!


Seperti yang lo tau, sekarang ini ada berbagai macam kompetisi yang ditayangkan live mulai dari audisi, babak eliminasi, sampai babak final. Kompetisinya pun beragam. Kompetisi nyanyi, band, survival competition (re : kompetisi yang menuntut peserta bertahan akan suatu keadaan), sampai kompetisi masak yang sekarang bakalan gue bahas.

Pas gue nyebut kompetisi masak, pasti kalian bakal mikir, "Master Chef, kan?". Yak, kali ini gue bakal kompetisi ini. Berhubung disaat gue nulis blog ini, gue lagi nonton acara tersebut.

Master Chef adalah sebuah kompetisi masak yang ditayangkan pertama kali pada tahun 1990 oleh BBC (re : channel TV seperti RCTI di Indonesia). Acara ini sendiri sudah memiliki banyak versi. Versi pertama yaitu Master Chef ditayangkan pertama kali di UK (United Kingdom/Inggris). Pada tahun 2005, acara ini berganti nama menjadi Master Chef Goes Large. Dan sekarang, acara ini memiliki 3 versi yaitu Master Chef : The Main Series, Master Chef : The Professionals, dan Celebrity Master Chef. Ah ya! Ada satu versi lagi yaitu Junior Master Chef.

Kompetisi ini sudah populer di beberapa negara diantaranya UK, Australia, India, dan bahkan baru-baru ini, Indonesia. Tidak di semua negara mengikuti jejak UK yang sudah memiliki 4 versi. Tetapi, semua negara menerapkan versi Master Chef : The Main Series, dimana peserta adalah orang-orang yang bisa dibilang bukan seorang professional di bidang kuliner. Namun, mereka memiliki hobi yang sama, memasak.


Seperti halnya sebuah kompetisi, Master Chef memiliki sesi-sesi yang tentunya mengasah dan menuntut peserta untuk lebih kreatif dan berani mengeksplorasi ide mereka ke dalam masakan. Sesi yang pertama adalah Babak Kapten, dimana peserta beradu memasak secara individual untuk memperebutkan posisi menjadi seorang kapten. Sesi yang berikutnya yaitu Babak Peserta Eliminasi. Pada sesi ini, peserta bisa dibagi menjadi 2 kelompok, maupun bekerja secara individual. Mereka beradu untuk bisa keluar dari calon-calon peserta yang mungkin akan tereliminasi. Dan yang terakhir adalah Babak Eliminasi. Di babak ini, para peserta eliminasi yang sudah tersaring dari Babak Peserta Eliminasi, akan kembali bersaing dan membuktikan bahwa mereka layak untuk tetap berada di kompetisi bergengsi ini.


Tidak hanya sesi-sesi, Master Chef juga memiliki tantangan-tantangan yang tentunya sangat mengasah kemampuan peserta dalam hal memasak. Dan tantangan itu adalah :
1. Mystery Box : peserta diwajibkan membuat masakan yang berbahan dasar apa pun yang berada di dalam Mystery Box tersebut.


2. One Core Ingredient : peserta harus membuat masakan dari satu bahan dasar yang telah ditentukan.
3. Invention Test : peserta harus membuat satu masakan baru hasil kreasi mereka dari bahan yang sudah disediakan.
4. Offsite Challenge : peserta akan memasak dengan tantangan yang berlokasi di luar dapur Master Chef.
5. Pressure Test : babak eliminasi
6. Duel Black Team : peserta terburuk dalam tantangan sebelumnya, akan berhadapan dengan peserta yang sebelumnya sudah tereliminasi, untuk dapat kembali berkompetisi.


Yak itu dia garis besar dari kompetisi ini. Tapi tentunya, di setiap kompetisi pasti ada juri nya. Di Master Chef Indonesia, ada 3 orang juri yang merupakan koki-koki professional. Mereka adalah Chef Vindex Tengker, Chef Ririn Marinka, dan Chef Juna Rorimpandey.

Sekarang di Indonesia, tersisa 5 orang lagi. Dan hari ini Minggu, 17 Juli 2011 jam 16.30, akan kembali diadakan eliminasi untuk peserta yang tersisa. Sayangnya, jagoan gue udah pulang, Fero. Tapi tenang, masih ada jagoan gue yang satu lagi! Lucky! YEAAAAAYYY!!!! Pak RT pasti bisa bertahan

Kompetisi-kompetisi seperti ini memang sedang marak di seluruh belahan dunia. Tak terkecuali di Indonesia. Dan gue pun salah satu penikmat acara-acara seperti ini. Eh tapi tergantung model nya juga sih. Kalau seru, ya gue pantengin tiap minggu.

Masih banyak banget kompetisi-kompetisi yang bakal gue bahas. Tapi nggak sekarang. Nanti akan gue ungkap beberapa kompetisi yang gue ikutin.

That's all for today.
Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/MasterChef_Indonesia
http://en.wikipedia.org/wiki/MasterChef_%28UK_TV_series%29
http://masterchefindonesia.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Games for Kids?

Assalamu'alaikum guys!

Kali ini gue bakalan bahas sebuah fenomena masyarakat yang sangat mengganggu gue sebenernya. Nggak ngaruh juga sih ke hidup gue. Tapi someday, ini bakal ngaruh ke semua kalangan.

Let's get started!


Suatu hari, gue pergi ke warnet deket rumah gue untuk ngerjain tugas. Well, kurang nyaman gitu ngerjain dirumah gak tau kenapa. Dan langsung lah gue masuk ke dalam warnet tersebut yang notabene biaya sewanya murah. Wajar dooong nyari yang murah :p


Pas gue buka pintu warnet itu, oh God, kenapa banyak banget anak-anak kecil yang gue taksir umurnya bahkan belom sempet nginjek kepala 1. Mungkin udah, tapi gue yakin gak lebih dari SD lah mereka ini. Mereka dengan lincahnya ngotak-ngatik keyboard dan mouse. Gue kurang ngerti sih mereka main apa. Tapi yang jelas, mereka main game tembak-tembakan gitu kayak CS (re : Counter Strike, game strategi yang settingnya perang di tempat terbuka/tertutup).


Okay, gue berusaha fokus untuk ngerjain tugas gue. Failed! Gak bisa sama sekali. Guess what! Mereka teriak-teriak dengan beragam kata-kata kasar yang seharusnya tidak diucapkan dimanapun kita berada.

Mungkin beginilah contoh simple nya :

Anak 1 (A1) : Woy cepetan dong ini anji*g!
Anak 2 (A2) : Lu GB (re : gue gak tau kepanjangannya tapi yang jelas ini kayak nge grup terus nanti saling bantu exp buat naik level) gue dulu dong t*t!
Anak 3 (A3) : Eh t*i, gue udah nunggu lu disini ya b*go!
A1 : Lu dimananya emang? *bodohnya gue mikir mereka sama-sama gatau posisi mereka diwarnet itu sebenernya sebelahan, padahal mereka lagi ngomongin posisi di game*
A3 : Anj*ng banget gue udah disini ya! Lu buruan kenapa?
A2 : Ahelaaah me**k banget sih lu semua cupu!


Kesimpulannya gue udah gak tahan sama percakapan mereka. Setelah itu, langsung gue sign off dan memutuskan untuk pindah ke warnet yang gak ada game online nya supaya gue gak harus denger perackapan aneh mereka lagi.

Coba kita telusuri kenapa sih mereka segitu senengnya sama permainan online ini? Dan kenapa mereka bisa ngomong bahasa-bahasa yang sebenernya cukup tabu untuk diucapkan. Apalagi kita adalah bangsa yang begitu erat adat untuk saling menghormati satu sama lain. Bener kan?

Menurut gue pribadi, mustinya di warnet itu ada tanda bahwa yang boleh masuk kesana adalah anak-anak yang tidak pakai seragam, atau tidak berumur dibawah 12 tahun, misalnya. Karena usia dibawah 12 tahun menurut gue masih sangat rentan buat mereka untuk mengenal yang namanya dunia internet. Okay, they need it. Tapi nggak main game online juga. Sekedar menonton film-film anak-anak atau film pendidikan aja.

Gue bisa nemuin di beberapa warnet ada tulisan "Yang berseragam sekolah dilarang masuk! Kecuali diatas jam 12". Nah ini nih! Kalo ada peraturan kayak gini, semua anak-anak SD dan SMP bisa aja pulang sekolah pada langsung main. Bahkan mungkin gue gak heran kalo anak tk aja bisa main ke warnet. Adek gue yang masih kelas 1 SD aja udah bisa main game Spongebob Squarepants. Gue gak mau ngasih game yang lain. Karena menurut gue, game ini sesuai untuk range umurnya yang masih 7 tahun.


Tapi kalo seandainya nih ya, suatu saat ada peraturan bahwa warnet boleh dikunjungi hanya untuk orang-orang yang berpakaian bebas, diatas 12 tahun, misalnya, gila pada bangkrut kali ya? Karena menurut hasil pengamatan mata minus dan silinder gue ini, tiap warnet pasti penuh akan anak-anak kecil yang berseragam. Entah Putih-Merah, Putih-Biru, Putih-Hijau, Putih-Hitam, atau mungkin Putih Abu-abu.

Mungkin ini karena kurangnya pengenalan akan permainan yang lebih tepat untuk anak-anak. Dulu waktu gue kecil, mainan gue ya Lego, Congklak, Engklek, Ular Tangga, Halma, Ludo, dan lain-lain. Bukannya itu lebih tepat ya untuk anak-anak?



Jadi harus gimana? Gue pribadi sih pengen banget supaya anak-anak itu gak lagi main game-game online disaat yang tidak tepat. Karena menurut gue, game online yang ada sekarang tidak mendidik, dan terlalu banyak unsur kekerasan yang seharusnya tidak diberikan kepada anak-anak dibawah 15 tahun.

Itulah kebingungan gue. Cuma untuk sharing lho yaaa. Silahkan kalau mau komentar...

Dan ini lah akhir dari postingan gue. Thanks for reading.
Cheers! Keep believing, keep trying, keep praying.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Grrr! Can I Just Say Goodbye To The Grammar, Sir?

Assalamu'alaikum guys!

Seperti biasa kali ini gue bakal cerita soal kejadian men
arik yang gue alamin hari ini.

Hari ini itu hari kedua kuliah gue. Masih matrikulasi sih sebenernya. Tapi harus semangat, walau badai hujan halang rintang dan lemak menghadang (?). Matkul (re : Mata Kuliah) hari ini adalah Bahasa Inggris. Dan gue gatau siapa nama dosennya.
Sialnya hari ini gue dateng telat. Gue baru sadar kalo jam
gue dan jam kampus itu beda 10 MENIT! Fatal banget ya saudara-saudaraaa!



Gue masuk dan seperti biasa duduk di sebelah Arief. Mulai deh gue perhatiin pelajaran. And yep, guru ini sangat jogja sekali kawan-kawan. Walaupun beliau menggunakan bahasa inggris yang wow nya structure nya oke punya, tapi logat Jogja dan medok-medoknya tetep berasa bo! Yah itulah uniknya Indonesia bukan?

Ternyata dipanggil satu persatu lah nama di absen. Yah awal-awal sih biasa aja. Beberapa siswa berasal dari Indramayu saudara-saudari. Agak tercengang juga banyak banget yang dari sana. Ada juga sih dari Bogor, Tangerang, Karawang, bahkan Papua! Yoosssshhhh Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu kampus (eh salah!).

Sampai lah absen pada nama Arief Budiaman. Yak
ini adalah teman baru gue, yang duduk di sebelah gue. Ditanya lah dia dari mana, terus mau jadi apa nantinya. Dan terungkaplah kenyataan yang sangat memukau hati jutaan manusia di sekeliling gedung palem (oke ini lebay!).

Actually, gue udah tau kalo dia itu jago ngilangin bara
ng orang. Eh nggak deng, maksud gue dia itu pesulap. Nah tapi gue belom pernah liat dia main sulap apapun itu. Dan terjadilah dia main sulap di depan seisi kelas.

Arief (A) : "Mampus nih main apa gue?"
Gue (G) : "Hahaha emang enak!"
Arief (A) : "Eh iya! Gue bawa kartu! Kemaren gue abis latihan."

Mulailah dia mempersiapkan permainannya itu. 10 men
it kemudian, dia maju dan mulai lah bermain sulap. Tema sulapnya adalah "Mind Reading" alias Membaca Pikiran. Nah dia mulai nyuruh 3 orang untuk maju, 2 cowok, 1 cewek. Majulah Ari, Anton, dan Vita. Oke apabila terdapat kesalahan nama, mohon dimaafkan. Baru 2 hari gileee gue tau nama lu-lu pade. Hehe.

Pertama disuruhlah Vita mikirin nama orang yang dia
sayang. Terus si Arief nulis deh prediksinya siapa. Setelah prediksi doi ditaro di meja dosen, barulah si Vita disuruh nulis di kertas. Ditunjukkin ke kita semua, dan dia menuliskan nama "Hafizh". Terlintas lah langsung teman SMA gue si Ai alias Hafizh Maulana Kandi Hasan.


Selesai dengan Vita, dia pindah ke Ari. Dia kan dari Indramayu tuh. Disuruh mikirin nama jalan, atau tempat gitu disana. Si Arief lagi-lagi nulis prediksi dia. Udah selesai, Ari yang nulis prediksinya. Nah ternyata panjang banget! "Jalan Blabla
Blok Lasem RT Blabla RW Blabla". Gila emang ini orang. Si Arief mukanya sepet gitu kan. Gue pikir salah. Nah lanjut dah

Sekarang si Anton. Doi suruh milih satu kartu, terus diinget-inget, terus prediksinya ditulis sama Arief, kartunya dikantongin deh. Ternyata kartunya 8 Hati Nah selesai lah tiga orang. Pak Dosen disuruh maju.

Dibuka deh satu-satu. Prediksi yang kebuka adalah punyanya si Ari. EH BENER LHO! Lanjut ke yang kedua, punya Vita. Bener juga! Dan terakhir, BENER LAGI! Saraaaap ini orang jempol dah!

Langsung deh dia jadi ketua kelas dan dipanggil Arief Magician. Wakakak mang enak lu, Rief! Si Laif jadi wakilnya. Akhirnye kepilih juga ye mereka berdua.

Nah pelajaran berlanjut lah. Aduh makjaan! GRAMMAR saudara-saudari. Saya ulangi ya! GRAMMAR! Anjir udah dah beginian gue hands up aje! Gak tau kenapa yah, gue itu paling gak suka sama grammar. Oke lah speaking masih bisa. Writing juga sih. Tapi gak jamin ye grammar nya bener.

Noun Clause lah. Adjective Clause, Adverbial Clause, sampe yang namanye Tenses keluar lagi kan ini hari. Lailaaaahhhh kenapeee harus ketemu beginian lagi. Salah sih sebenernya menghindar dari masalah. Tapi yaaa emang udah bener-bener gak suka, guys. Mau diapain lagi ye gak?

Terus akhirnya masuk deh ke materi yang setidaknya gue bisa dikiiittt. Discussion. Ada macem-macem sih yang didiskusiin. Ditanya pendapat dari tiap mahasiswa. Ada yang tentang Narkoba, Kleptomania, Poligami, sampe masalah Percintaan saudara-saudara. Sedikit-sedikit gue ngasih komentar. Yah walaupun gak banyak. Daaaannn jam sudah menunjukkan pukul 12 saudara-saudari. Sudah deh belajarnya. Lega juga gue udah selesai. Hahaha emang udah kelaperan juga sih.

Nah yang gue makan bisa diliat di 2 entri sebelum ini. Boleh deh dibaca-baca. Gratis bin Free kok! Hehehe.

Udah ye segini dulu perjumpaan kitaaaa... Sampai bertemu di lain hari.

cheers! keep believing, keep trying, keep praying.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Look What I've Said

"Keep smilin', keep shinin'. Knowin' you can always count on me, for sure. That's what friends are for. For good times and bad times. I'll be on your side forever more. That's what friends are for" - Stevie Wonder, That's What Friends are For

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Today's Culinaire!

Assalamu'alaikum guys!

Yak hari ini gue akan sedikit bercerita soal pengalaman gue makan di salah satu restoran di Depok, Jawa Barat.
Super Sambal (SS) Restaurant


Adalah sebuah restoran yang terletak di bilangan kota Depok, Jawa Barat, yang menu utamanya bukan lah ayam goreng, ikan goreng, sop buntut, atau menu-menu yang awamnya menjadi menu andalan dari sebuah restoran. Tetapi aneka macam sambal. Sebut saja Sambal Terasi, Sambal Udang, Sambal Belut, and so on. Masih banyak sambal-sambal lainnya yang patut dicoba guys.

Tapi sekarang, gue akan menyodorkan menu-menu yang gue coba di restoran ini. First of all, dari bon yang sekaligus daftar menu, mata gue tertarik akan Sambal Terasi Segar alias Sport. Humm jujur agak bingung juga kenapa musti Sport ya nama lainnya? Mungkin karena Segar nya itu. Then, gue nyoba Sambal Udang Pedas alias Hati-hati. Didn't get the point, why it called "Hati-hati". Setelah makan baru sadar :p. Next gue milih lauk nya itu Ayam Goreng Paha Atas (it's my favourite!!!) dan Telur Dadar Biasa. Minumnya sih cukup Es Teh Manis aja. Soalnya gak ada yang spesial disini. Dan pastinya gak mau ketinggalan Nasi Putih.

Sambal Terasi Segar alias Sport


Sambal Udang Pedas alias Hati-hati



Ayam Goreng Paha Atas



Nasi Putih

Menunggu sekitar 5 menit, makanan dan minuman yang gue pesen pun datang juga. Perut udah keroncongan belom sarapan pun menyambut dengan suka cita dan lapang lambung (looh?). Setelah mengucapkan "makasih, mas" dan kedipan mata genit ke mas-masnya (yang ini nggak kok pemirsa! NGGAK!), gue pun menyambar Ayam Goreng yang menggoda mata imut gue. Langsung deh gue cocol ke Sambal Terasi yang sebelumnya gue kasih jeruk nipis. Seketika... Pedasnya sambal nan nikmat, garing dan sedapnya ayam kampung goreng itu, serta hangatnya nasi putih yang disajikan tepat di atas daun pisang, BEEEEHHHH membuat lidah gue seketika meradang minta disentuh terus! Bener-bener deh! Sedapnyaaaaaa bikin gue langsung laper dahsyat seketika! Gila emang ini Sambel Terasi Segar sama Ayam Goreng Paha Atas nya menyiksa gue jadi makhluk tambun! Hhahaha

Penasaran dengan menu yang lain, gue mulai melirik Telur Dadar Biasa dan Sambal Udang Pedas. Ambil sedikit telur, ambil sejumput sambal, masukkan ke nasi panas, dan rapatkan dalam porsi satu suapan. Ketika gumpalan itu masuk ke dalam mulut, seketika saliva (re : air liur) gue berkembang biak layaknya ikan teri! Buanyaaaaaakkk banget yang menetes akibat kelezatan dari Sambal Udang Pedas yang dikombinasikan dengan Telur Dadar Biasa dan tentunya Nasi Putih hangat-hangat! Betul-betul memanjakan lidah gue yang notabene seneng banget pas diapelin sama sambal dan nasi panas. Lahap sekali gue makan hidangan yang udah gue pesen. Walaupun sayangnya, Telur Dadar Biasa ini agak mengecewakan karena minyaknya yang BUANYAAAK banget! Yakin deh, mas-mas kokinya pasti gorengnya di wajan yang minyaknya banyak. Huuhhhh kinda disappointed gitchuuuu.....

Sekitar 3-4 menit kemudian, lambung gue minta asupan tambahan. Tanpa berpikir panjang (panjang sih takut duitnya kurang :p) gue langsung panggil mas-masnya dan memesan sepiring Nasi Putih dan segelas Air Hangat. Tidak lama berselang, datanglah pesanan gue (yang kedua).

Eeeeh datanglah sesosok anak kecil berambut panjang, memakai baju berwarna merah muda dan celana 3/4 warna hitam, bersama ayah dan ibunya yang melihat gue dengan herannya.

Beginilah percakapan keluarga bahagia yang menatap gue itu...
Anak Kecil (AK) : "Ayah, Ibu, bener nih kita makan disini?"
Ayah (A) : "Benar kok nak. Ini restoran favorit ayah. Memangnya kenapa?" *tanya sang ayah saking herannya*
Ibu (I) : "Atau kamu mau pindah tempat lain aja?"*sang ibu menawarkan dengan muka penuh harapan anaknya mau makan di tempat ini*
AK : *geleng-geleng kepala* "Nggak usah kok, Bu. Tapi aku mau duduk deket kakak yang itu *menunjuk ke arah gue*"
I : *menepis tangan sang anak* "Heh nggak boleh tunjuk-tunjuk nggak sopan"
A : "Yaudahlah kita duduk di situ ya? Di belakang kakaknya" *sambil melepas sepatu dan mengambil tempat lesehan di belakang gue*
I : "Emang kenapa sih kamu mau disitu?"
AK : *muka polos minta ditampol* "Abisnya, kakaknya lahap banget sih, Bu. Kayak dinosaurus!"
Gue : *berhenti makan, tangan masih di depan mulut, bergeming, tanpa ekspresi*

Itulah yang gue rasakan ketika makan di sebuah restoran yang memiliki sambal nan lezat bin lekker. Tapi gak disemua tempat juga gue dipermalukan -___-

Nah sekarang resume pengeluaran gue selama berada di Super Sambal Restaurant!

1. Sambal Terasi Segar alias Sport ----> Rp. 2.000,00

2. Sambal Udang Pedas alias Hati-hati ----> Rp. 6.000,00

3. Ayam Goreng Paha Atas ----> Rp. 9.000,00

4. Telur Dadar Biasa ----> Rp. 3.500,00

5. Nasi Putih 2 Piring ----> Rp. 6.000,00

6. Es Teh Manis ----> Rp. 3.000,00

7. Kerupuk Putih ----> Rp. 1.000,00


TOTAL ----------> Rp. 30.500,00

Yaaahh sebenernya lumayan mahal sih, guys. Tapi untuk santap siang yang menyenangkan dan menggiurkan selera lo-lo pade pecinta pedas, SUPER WORTH IT!

Nah sekian laporan gue dari tempat kejadian perkara.
cheers! keep believing, keep trying, keep praying.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

First Day




Assalamu'alaikum guys!

hari ini, tepatnya Rabu, 13 Juli 2011, adalah hari pertama gue masuk kuliah. ah ya, gue masuk Universitas Gunadarma jurusan Ilmu Komunikasi. alhamdulillah banget gue termasuk program beasiswa. sebenernya gue dapet UNJ jurusan Matematika lewat jalur undangan SNMPTN. tapi, tante dan eyang gue berkata, ambil aja yang gunadarma. then, i'm on it now.

actually, gue pengen banget masuk arsitektur, atau matematika. ehm kedokteran sih sebenernya, impian dari kecil. tapi yaa faktor x menghalangi impian gue. but i still believe that miracle does exist. dimana ada usaha, disitu ada jalan. jadilah gue jalanin semua ini. doain aje yeee mudah-mudahan gue bisa dapet hasil terbaik! amiiin!



dan hari ini dimulai dengan gue yang tersentak dari kasur tepat saat alarm berbunyi. liat jam, "oh udah jam 5 yah?". langsung deh ke kamar mandi, dan mengambil air wudhu. nah disini nih kejamnya penglihatan saat tidak pakai kacamata sangat terasa. pas gue lagi jalan ke arah kamar mandi, gue gak liat kalo ada genangan air! dan sialnya..... GUBRAK PRAAAK DUNG TAAAANG TAAAAANNGGGG!!! jatoh lah gue kepleseet!

nah jadilah pagi-pagi gue merasakan nikmatnya ber-pantat tepos (lebaaay). udahlah gue lupain tuh kejadian sial di awal hari. selesai gue sholat, gue turun ke bawah. mau siap-siap nih nganterin adik-adik tersayang ke sekolah. yang gede, udah siap. nah yang kecil ini nih! udah pake bajunye lamaaaa bener kayak pake kebaya, pake sepatu buset dah lebih lama lagi, akhirnya gue panik, gue pakein deh itu sepatu. jam udah menunjukkan pukul 6.05 AM. oke saatnya berangkat. daaaan... baru aja keluar gang rumah, eh macet gila-gilaan. udah deh gue muter jalan aja bomat. terus nge-drop aldi, terus langsung ngebut buat nge-drop fachri. agak jauh sih emang sekolahnya.

nah udah selesai nganter, pas dirumah gue langsung mandi. nah sial kedua nih abis ini. gue naik kan ke atas, masuk kamar, langsung pasang hair dryer. setelah kering, nah ini dia nih. gue masang alat catok. ceritanya, mau sok-sokan lurus. pas gue colok... EH MATI! panik kan gue, mati lampu gitu tiba-tiba. ternyata jeglek. eh apa sih bahasanya? pokoknya listriknya gak kuat gitu dayanya. sampe di bawah, ditanya-tanyain lah gue masang apa. hahaha emang deh gak ditakdirin banget pake alat catok!

udah lah sial sekali gue. langsung aja gue berangkat. soalnya udah 8.15 AM. sampe di kampus, gue liat Arief kan. oh iya, fyi, dia adalah orang pertama yang gue kenal. jadi langsung akrab gitu. dia pesulap loooh! mau dong disulap jadi kurus :p hehehe.

dosen yang ngajar ternyata Ibu Anthi. dia kocak! hahaha kayaknya jalan pikiran kita sama deh, Bu! high-5 bisa kali, Bu! hahaha. first impression gue sama dosen ini adalah, dia ngomongnya cepet, tinggi booo, terus kayaknya friendly! hehe. eh ternyata bener. dia friendly banget. dan dia pernah "nyasar" (istilahnya dia begitu, kawan) di German selama SEPULUH TAHUN! eh ya kali dah nyasar sepuluh tahun! hahaha.

dan yaaa dia ngajar cukup asik. walaupun bahasanya tinggi banget. kelihatan deh pokoknya dia orang berpendidikan. terus langsung dikasih tugas....

1. Bikin BLOG
2. Cari info tentang GIMP
3. Tugas Kelompok buat Event

yak itulah dia dikasih tugas. gue sekelompok sama Arief, Diana, dan Vita.

oh iya! lo musti coba Nasi Kucing deket kampus Gundar Margonda. ENAAAAK!!! murah pula! tapi kurang asiiiinn.... ntar deh gue upload fotonya kalo udah ada.

cheers! keep believing, keep trying, keep praying.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Welcome World!

Assalamu'alaikum guys!

kali ini gue bikin blog baru. sebenernya blog lama gue udah gue hapus. karena gak tau kenapa emang udah gak sreg aja liatnya. and here we come! i've made the new one! sebenernya gue buat ini karena dosen gue nyuruh, bu anthi. she's nice. we've got same character, ma'am!

dan seperti biasa, blog gue akan bercerita tentang perjalanan hidup gue sehari hari. entah itu pengalaman belajar, tempat yang pernah gue kunjungin, orang-orang yang gue temuin, atau mungkin tentang kalian, para pembaca. it will be random, but i'll make it easy to understand!

so, enjoy my words, laugh my jokes, and love my journey.

cheers! keep believing, keep trying, keep praying.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS