Presented by Larasayu Dea. Dedicated to her beloved mother. Powered by Blogger.
RSS

Truth

Assalamu'alaikum guys!

Hari ini gue belajar sesuatu yang baru. Sesuatu yang sebenarnya udah pernah gue pelajari sebelumnya. Sesuatu yang sebenernya udah sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Tapi kita tidak pernah menyadarinya.

Kebenaran. Menurut gue, kebenaran itu adalah suatu hal yang sangat susah untuk diungkapkan. Bahkan terasa sulit untuk diterima, apabila sudah terungkap. Dan hal ini menjadi semakin sulit, apabila kebenaran datang bersama dengan hal yang tidak kita inginkan.

Tapi lihatlah dari sisi lain. Kebenaran selalu muncul di depan orang yang haus akan kejujuran. Kebenaran akan selalu menyertai insan yang terdustai. Itu sesuatu yang sangat relevan, menurut gue.

Jadi hari ini gue menyadari bahwa, walaupun hati kita sakit akan sesuatu, percayalah, suatu saat jika engkau sabar menunggu dan tabah menghadapi segala cobaan yang melintang, kebenaran itu akan terkuak dengan sendirinya.

Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Writing Is Not Easy

Assalamu'alaikum guys!

Menulis itu gak gampang. Itu satu hal yang mau gue kasih tau ke kalian. Kenapa?

Karena nulis itu butuh persiapan panjang. Mulai dari persiapan mental, fisik, sampe pengorbanan lo sehari-hari. Dan awal menulis itu adalah yang tersulit! Lo harus buat kerangka menulisnya dengan tepat dan kokoh. Biar cerita lo dari awal sampe akhir punya arti bro!

Apa sih bro menulis itu?

Menulis menurut wikipedia adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Kalo menurut gue, menulis itu adalah suatu cara yang dilakukan manusia untuk mengekspresikan apa yang dirasakan, dipikirkan, dialami, oleh manusia itu sendiri kedalam rangkaian kata-kata yang tidak harus indah tapi berarti.

Banyak cara buat menulis bro! Ada yang nulis cerpen, lirik lagu, puisi, naskah drama, atau mungkin cuma nulis catatan orang ke dalam catatannya sendiri (ups ini nyalin :P). Tapi dari semua yang gue sebutin tadi, itu semua menulis.

Nah! Gue itu orang yang cukup suka menulis. Kenapa? Ada orang yang bilang, "Pengen pinter? Banyak baca!". Gue rasa itu kurang komplit. Menurut gue yang bener itu, "Pengen pinter? Banyak baca. Pengen cerdas? Banyak nulis! Pengen paham? Banyak praktekin!".

Deep inside my heart, gue punya obsesi jadi penulis. Entah itu cuma sekedar penulis lirik-asal-jadi-yang-penting-jadi, atau jadi seorang penulis novel yang karyanya bisa dibaca orang lain. Dan sejujurnya, gue sering loh nulis novel!

Inget banget dulu pas masih SD, gue udah terpikat sama komik/manga Detective Conan dan parahnya, novel misteri karyanya Agatha Christie. Bahkan tokoh favorit gue saat itu adalah Detektif Hercule Poirot dan Shinichi Kudo alias Conan Edogawa. Terlalu aneh ya?

Terinfeksi oleh novel dan manga seperti itu, gue jadi suka menulis cerita misteri (bukan hantu loh ya!) dalam bentuk cerpen. Influence gue sih jelas dari komik dan novel yang gue baca. Bahkan gue bikin novel yang tokoh utama nya 3 orang sahabat plus 1 kucing. Yang ini terinspirasi dari novel Lima Sekawan yang tokoh utamanya 4 orang sahabat plus 1 anjing. Sayangnya, novel misteri itu gak pernah selesai, dan sekarang sudah hilang filenya.

Gue itu paling gak bisa curhat ke orang lain (dulu). Jadi gue menuangkan perasaan gue dalam tulisan (lagi). Dan kali ini, dalam bentuk Puisi dan Sajak. Agak aneh ya seorang anak seperti gue nulis puisi dan sajak? Lagi-lagi, gue gak sempet mengoleksi semua puisi atau sajak gue. Malah kertas bekas gue nulisnya itu gue buang atau gue jadiin mainan pesawat terbang. Miriiiissss!!!

Dan dunia tulis menulis gue tinggalkan pas gue mulai masuk SMA. Gue nulis sih, cuma gak seintensif dulu.

Lantas, sekarang gue mau mulai nulis lagi nih! Gue mau bikin sebuah novel remaja, yang beda dari yang lain. Pastinya sih karya gue ini gak sepenuhnya orisinil. Kenapa? Karena banyak dari karakter yang gue pake itu terinspirasi dari tokoh-tokoh dalam novel atau manga. Dan alur ceritanya gue campur-campur dari berbagai cerita yang udah gue baca selama ini. Jadi bisa dibilang itu gak sepenuhnya orisinil kan?

Tapi perlu diingat, gue TIDAK menyalin sedikitpun kalimat, cerita, atau yang bersangkutan langsung dengan cerita yang pernah gue baca dari manapun. Gue HANYA terinspirasi, dan membuat hal-hal yang gue inginkan itu menjadi sebuah karya tulisan.

So, apakah kalian punya ide soal bagaimana novel ini seharusnya gue buat? Gue sih mau buat sebuah novel kehidupan remaja yang pastinya penuh lika-liku banget. Tapi, saran dan masukan kalian pastinya sangat gue butuhkan untuk ini. Silahkan tinggalkan comment dibawah ini, atau kalian bisa tulis di shoutout di sebelah kiri atas blog gue.

Thanks buat support kalian! Doain aje ye ini novel jadi! Gak kayak yang dulu-dulu itu :D

Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

It's My Style

Assalamu'alaikum guys!

Kalo lo perhatiin ya, dari pertama gue ngeposting sesuatu ke blog ini sampai sekarang, pasti lo banyak melihat tulisan di dalamnya. Bener kan? Jarang lo liat ada gambar-gambar. Bener lagi kan?

Well ini karena gaya cerita gue dalam blog itu lebih tertuang lewat kata-kata. Bukan gambar sob! Dan gue punye style sendiri buat nulis blog gue. Hehe

Blog gue bukan blog yang bikin orang ngakak, bukan blog yang mungkin bisa bikin orang liat berkali-kali (yang satu ini gue gak tau sih :P). Blog gue itu... berstruktur kalo lo perhatiin. Mungkin karena gue itu... perfeksionis yah? Meskipun gue gak terlalu perfeksionis :D

Gue ngerasa risih kalo ngeliat awal kalimat gak pake huruf kapital. Aneh ye? Tapi emang udah humm kebiasaan kali ya? Gatau juga sih sebenernya. Dan gue selalu mengawali postingan gue dengan salam, dan diakhiri dengan kata-kata penyemangat.

Isi postingan gue juga gak ringan. Intinya sih isi postingan itu tentang apa yang terjadi dengan perjalanan hidup gue. Karena gue yakin, suatu saat gue akan rindu kenangan-kenangan yang gue curahkan ke blog ini. Dan juga, mencegah gue dari kelupaan karena gue itu (sangat) pelupa :D

Biasanya sih gue posting tentang pengalaman gue makan (kalo lo udah liat ukuran tubuh gue yang ngalahin california king bed, lo pasti maklum) di tempat makan apapun. Restoran ternama sampe gerobakan abang-abang! Karena yah, percaya apa nggak, makanan enak itu bukan diliat dari tempatnya bernaung, tapi dari citarasa dan wangi masakannya, menurut gue :D

Ada juga postingan gue yang isinya pure foto-foto dan kata-kata manis bin ajaib yang kayaknya gak mungkin banget bisa terucap dari makhluk seperti gue. Ada juga sih yang isinya quote yang gue temuin entah dari mane, atau malah gue bikin sendiri (yang satu ini hasilnya pasti jelek ye).

Coba ye kita sedikit mengarang percakapan antara A, B, dan C

A : Brur, menurut lu, blog yang bagus itu yang gimane?
B : Tampilan oke, bisa bikin gue ngakak dah. Itu udah cukup!
C : Ih, kalo menurut gue ya, makin banyak gambar di blog itu, makin bikin gue terpikat buat liat!
B : Eh kalo banyak gambar malah lemot kali ya! Apalagi kalo lo buka dari HP! Setahun kali baru selesai bufferingnya!
A : Tapi dari PC gak masalah dong? Gue sih suka yang banyak tulisan dan bisa gue ambil ilmunya!
C : Ah boring banget yang begitu sumpah deh! Gue suka yang banyak download-an gratis nye!
B : Download mulu lu! Kapan nih bangsa mau maju kalo lo terus download?
A : Eh lu juga suka download ya kepret! *lempar pisang*
C : Eh kok jadi kena gue sih! *lempar sendal* Jangan kena gue dong!
B : Apa-apaan sih nih lo semua! *lempar meja kursi*
(akhirnya A, B, dan C lempar-lemparan barang -__-)

Halah! Malah ngalor ngidul itu conversation! Jadi melenceng banget gilee lu ndro! Hahaha

Nah tapi dari percakapan karangan gue itu, bisa disimpulin orang yang baca blog itu punya selera masing-masing cuy. Gue sih lebih ke tipe *baca-dapet info-blog favorite gue*. Alhasil, gue nyoba untuk terus posting tentang pengetahuan yang gue tau cuy!

Lantas akhir paragraf, gue cuma mau ngucapin. Gue bukannya gak bisa lucu kayak Bena Kribo, gak menarik kayak Raditya Dika, gak pinter baca editan kayak Roy Suryo, atau seterkenal Poconggg. Tapi gue mau blog gue itu punya style dari diri gue sendiri, tanpa campur tangan orang lain. Jangan bocen-bocen ye mampir kesini :D

Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Midnight Feelings

Sometimes, yeah sometimes, life's boring. And you feel bored. Am i rite? Yes, i think so.
Sometimes, yeah sometimes, we're not able to be together. And we feel sad. Am i rite? Yes, i think so.
Sometimes, yeah sometimes, they're not here to be with us. And we feel guilty. Am i rite? Yes, i think so.

That's life, brother and sister. That's life.
That's God destiny. But, we cant rely on God's destiny.
We still can improve it. We still can make it happier.
Yeah we still can. But how?

Positive. Is it weird?
Nay. Negatives thing will also bring positives side.
Why? It's all because negative times negative equals positive.

That's my opinion. Popped out of my mind. What about yours?

Regards, my head.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pecel Ayam for Your Dinner? Why Not?

Assalamu'alaikum guys!

Well kali ini gue akan kembali posting tentang pengalaman gue makan di sebuah warung kaki lima. Perut keroncongan, uang tak bersahabat. Pusing milih restoran murah, gue putuskan untuk makan di sebuah warung kaki lima yang menjual Pecel Ayam dan sahabat-sahabatnya yang berlokasi di depan Perumahan Permata Puri 2, Depok.

Warung ini terlihat tragis sebenernya. Tempat parkir berkerikil, dan susah banget ngendaliin motor pas parkir disitu. Tapi tantangan ini tidak menyurutkan niat gue dan teman gue untuk makan disana.

Kelaparan dan bingung mau pesen apa, gue pun memutuskan untuk pesen Pecel Ayam plus Nasi Putih dengan minum Es Teh Manis, makanan dan minuman standar untuk kantong kering. Menunggu sekitar 5 menit, pesanan datang juga!

First impression gue saat melihat makanan ini adalah, "God! It must be delicious!". Cara penyajian dan segala macemnya tidak berbeda dari tukang Pecel Lele lainnya. Isi piringnya pun sama. Ayam goreng, lalap, sambal, dan nasi pastinya. Tapi entah kenapa begitu menggugah selera.

Seperti biasa, gue selalu mengecek kenikmatan sambal pertama kali. Dan ternyata, WONDERFUL! Sambalnya bener-bener enak! Dan menurut gue, jiwanya Pecel Ayam dan Pecel Lele itu terletak di sambalnya! Sambal enak, yang lain juga enak! Hahaha

Setelah menghabiskan semua makanan dan minuman yang gue pesen (NB : yang gue pesen kan cuma itu doang padahal -_-) gue pun membayar tagihan dari makanan gue ini. Dan sekali lagi, berterima kasih lah kepada Dewi Warung Pinggiran yang memberikan harga miring untuk makanan enak! 13 ribu rupiah Sob! Worth it sekali, sungguh!

Dan silahkan yah kalo pada mau mampir makan di warung tersebut, gue sarankan, bawalah teman-teman lo, nyanyikan lagu-lagu kesukaan lo sambil nunggu pesenan, dan nikmatilah suasana sendunya.

Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Random

"I don't wanna be your shadow. Because i supposed to be your friend, and walk beside you." - Unknown

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Happy Ied Mubarok

Assalamu'alaikum guys!

Selamat hari raya Idul Fitri 1432H. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin! (it's so formal, isn't it?)

Well gue mau minta maaf sama kalian semua para pembaca blog gue. Mungkin gue ada salah-salah kata, atau perbuatan, atau apapun yang pernah bikin kalian marah. Tidak menepati janji yang sudah direncanakan. Berbohong untuk melindungi diri sendiri. Marah tanpa alasan ke kalian. Being selfish or what so ever. Yah pokoknya apapun yang pernah gue lakukan dan tidak berkenan di hati kalian, sesungguhnya saya minta maaf.

Di hari yang kembali menang ini, gue sangat berterima kasih kepada Keluarga besar gue yang udah membimbing gue dari masih bayi orok kemerahan sampe sekarang jadi bayi-yang-nggak-bayi-lagi. Thanks for everything! Every single thing!

Lalu buat para sahabat-sahabat gue... It's just too much to mention you guys. Tapi yang jelas, kalian sahabat terbaik gue sepanjang masa. Yang udah nemenin gue suka duka. Ada yang sering jadi satpam pas gue lagi tidur di kelas, dengerin curhatan gue sampe terbengong-bengong, nemenin gue jalan pas lagi badmood, bantuin gue izin untuk sekedar nonton konser, makan-makan sambil ngegossip, buat hari ulang tahun gue selalu jadi spesial, dan masih banyak lagi yang udah kalian kasih ke gue. That's... I really don't know what to say. But, it's fun! I really love you guys! Thanks for you all!

Buat kelas gue tercinta The Outer Space Class alias OTRSPC! You guys just awesome! Bikin ketawa pas pelajaran bete, bikin tegang saat pelajaran "voldemort", bikin semua perasaan campur aduk, jalan-jalan ke sana-sini, perpisahan yang gak terlupakan di puncak, gosh! Gue gak akan pernah dapet kelas sekeren kelas ini! It would be an honor to be one of you guys!

Untuk angkatan gue yang paling gokil se jagad raya! GALAN2011! Gue gak akan pernah lupa sama semua makhluk yang tergabung di angkatan ini. Suka, duka, sampe demo bareng demi kebaikan kita pun udah kita jalanin bareng bareng. Semua keluh kesah, air mata, derai tawa, caci maki, oh my God! Bener-bener suatu kehormatan bisa barengan sama kalian :)

Untuk semua Keluarga Besar Gado-gado SMAN 39 Jakarta! Gue gak pernah ada dalam suatu kepanitiaan yang sesolid ini. Yang bikin gue bener-bener ikhlas untuk kerja. Dengan segala rintangan yang ada, WE MADE IT! Gue sangat berharap acara ini terus berlanjut sampe seterusnya! Dan gue harap, kita bisa kumpul-kumpul bareng lagi. Me love you guys!

Untuk semua kerabat ekskul gue, Band 39, Srikandi, Teater Phoenix, Basket Galan, Galan Radio, kalian bener-bener ekskul terbaik yang pernah gue dapetin. Thanks atas kerjasamanya! Dan gue harap, walaupun gue udah alumni, hubungan kita masih terus terjalin erat.

Untuk semua teman-teman se-SMA 39, makasih banyak guys! Kalian adalah teman-teman terbaik gue! Mau junior, senior, seangkatan kek, kalian tetep yang terbaik! TERIMA KASIH GUYS!!!

Dan kayaknya itu aja. Gue minta maaf untuk kalian semua. Kalo perkataan gue suka terlalu nyablak dan berkesan dalem, kalo tangan gue jail ngerjain lo semua, kalo gue pernah nyakitin hati kalian, melanggar janji, atau apapun! I'm so sorry guys!

Sekali lagi, HAPPY IED MUBAROK!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

More Than What You See

World is just nothing without God. The most powerful thing in the world. And God gives us so many thing to learn. Like this...















Hidup itu indah. Meski penuh dengan air mata.
Hidup itu berkah. Meski penuh dengan terpa derita.
Hidup itu menyenangkan. Meski penuh dengan masalah.
Hidup itu ada. Meski penuh dengan kehampaan.

Dibalik semua kebahagiaan, terdapat tangis yang terpendam.
Dibalik semua keceriaan, terdapat marah yang tertahan.
Dibalik semua cinta, terdapat sakit yang terantuk.
Dibalik semua nikmat hidup, terdapat pahit yang terkandung.

Tapi untuk itulah Engkau berikan ku kehidupan.
Untuk belajar dari kesalahan.
Untuk bersinar dalam kegelapan.
Untuk berkarya dengan kualitas.

Dan aku bersyukur, aku memiliki-Mu, dan semua ciptaan-Mu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

That's What Friends Are For

Friends. Can you imagine? Living the life without them? Having laughter without their jokes?

A place to share



The best hug when you're alone



The only way when you're completely lost



Always be with you, no matter who you are



Catch the dreams together




"Friends. Too many words that can explain you. Memories. Happiness. Sorrow. But still, you're my friends, my bestfriends. You're mine." - Unknown

Sources : http://www.flickr.com/


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

I Adore You, Tumblr









  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Transformers : Dark of The Moon

Assalamu'alaikum guys!

Yak mau mereview aja nih film yang gue tonton. Sebenernya sih gak baru gue tonton. Udah dari pas... Lupa sih kapan ya? Yang jelas waktu itu hari Jum'at deh! Hehehe

Transformers : Dark of The Moon



Ini adalah sekuel ketiga dari film Transformers. Well gue sebenernya kurang begitu ngerti ceritanya. Tapi intinya, di sekuel ketiga ini Optimus Prime dan sahabat-sahabatnya udah bener-bener tinggal di bumi karena planet mereka hancur lebur menjadi abu. Dan mereka bangga akan status mereka yang sekarang "makhluk bumi". Di bumi mereka ngebantu kerjaannya para pengawas jalanan untuk memberantas kejahatan. Dan tentunya, membasmi Decepticons.

Film ini dimulai dengan scene dimana pemerintah Amerika Serikat sama sekali tidak terbuka terhadap keberadaan makhluk lain selain manusia di bumi. Dan pas Apollo 11 mendarat di Bulan, mereka nemuin keberadaan makhluk lain disana. Ada bangkai kapal yang gak ada penghuni nya sama sekali disana. Padahal, kapal ini adalah kapal terbesar yang dimiliki oleh kaum Autobots.

Nah pas Optimus Prime tau kalo pemerintah AS nemuin bangkai kapal yang namanya The Ark ini, dia bilang deh kalo kapal ini emang keliatannya kosong. Padahal ada semacam ruang bawah tanah yang isinya pasti Pilar gitu. Nah pilar ini lah yang bisa ngebangun planet para Autobots lagi. Sekaligus bisa buat semacam alat transportasi gitu. Portal mungkin yah bahasa bagusnya? Dan ternyata, di dalamnya terdapat Sentinel Prime, pemimpin para Autobots sebelum Optimus Prime sekaligus guru atau pembimbingnya gitu.

Akhirnya dibawa lah ke bumi Sentinel Prime. Dirawat, dan pulih lah beliau. Ternyata oh ternyata, Sentinel Prime membawa misi jahat nya Decepticons. Simple nya sih, Sentinel berkhianat bro! Dia menurut gue beranggapan bahwa mustinya Autobots itu gak tinggal di bumi. Tapi di planet mereka sendiri. Dan hidup dengan para Autobots lainnya. Tapi kenapa dia harus beralih ke Decepticons ya?

Film ini berdurasi sekitar 2 jam 34 menit. Panjang sekali bung. Dan penuh dengan pertarungan. Bahkan bisa gue bilang, ini isinya pertarungan semua. Ada sih adegan dimana Sam Witwicky nya tinggal bareng sama pacar baru yang dikenal pas dia nerima medali dari presiden, Carly Spencer, dan dia lagi mati-matian nyari kerja buat ngehidupin mereka. Meskipun Carly sendiri udah cukup dana lah buat hidupin mereka. Si Carly ini kerja di musium yang isinya koleksi-koleksi Mobil milik seseorang yang namanya gue lupa. Sebut aja Mr. X. Nah si Mr. X ini ternyata adalah antek antek nya Decepticons.

Menurut gue pribadi, film ini agak boring. Soalnya gue aja tidur sekitar 20 menitan di tengah-tengah film :P bener bener bikin ngantuk! Walaupun adegannya full berantem gitu, tapi malah bikin ngantuk. Dan beda banget antara Carly ini sama si cewek sebelumnya yang diperanin Megan Fox. Lebih hidup gitu.

Tapi untuk kalian yang suka science fiction, ini pas banget buat kalian "belanjain" di bioskop. Apalagi nonton 3D. Ngaruh sekali bung! Berasa melayang itu semuanya! Hahahaa

Overall, gue kasih nilai 78 deh dari skala 0-100. Sebenernya mau kasih 86. Tapi dikurang poin bikin gue ngantuk jadinya 78 yaaaa!!!

Itu aja mungkin review dari gue. Bisa dilihat yah foto-fotonya. Semoga bisa membantu! Dan TERIMA KASIH BANYAK untuk Reza Dara Pertiwi Marhanan a.k.a Depe yang udah traktir gue nonton ini di premiere nya :)



Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying!

SUMBER : dari sini, sini, dan sini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Long Time No See

Assalamu'alaikum guys!

Sudah lama sekali rasanya gue gak posting satu kalimat pun di blog ini. Well, udah banyak banget cerita cerita seru yang gue alamin. Tapi udah agak agak lupaaaa. Maklumin aja ya gue ini emang pelupa hahaha.

Jadi waktu itu gue buka puasa bareng sama temen-temen gue. Ada Feby, Feny, Gina, sama Tiyut. Dari awal emang udah rencana bukber di seafood pinggir jalan di daerah kelapa dua. Sebelumnya gue sama Tiyut emang udah pernah makan disini dan kita PUAS! Makanya kita berencana untuk kesana lagi. Jadilah kita semua makan bareng disana.

Awalnya sih cuma mesen sedikit. Nasi putih pastinya, Cah Kangkung, Udang Goreng Tepung, Udang Saos Padang, Cumi Goreng Tepung, Kerang Dara, sama Kerang Ijo. Ini masih awalnya nih. MASIH awalnya. Terus pas buka puasa, jadilah kita makan kan. Eh ketagihan, nambah lagi. Masuklah Kerang Dara, Udang Goreng, Cumi Goreng lainnnya. Masih kurang lagi ternyata! Nambah lagi lah jumlah lauk-lauk itu. Gue pun memutuskan nambah nasi yang akhirnya di share bareng Tiyut sama Feny.

Udah nih kita sambil ngobrol-ngobrol. EEEEHHH NAMBAH LAGI! Bener bener banyak deh! Gue gak ada fotonya sih... Tapi yang jelas, mejanya itu bener bener penuh sama piring yang isinya udah ludes gak bersisa. Hahaha rakus banget kan? Padahal kita semua cewek-cewek dan sebenernya cuma gue sama Tiyut yang makannya kuli. Tapi waktu itu, semua jadi kuli! Hahaha

Lanjut lah kita ngobrol-ngobrol, sampe akhirnya udah jam setengah10. Gila kan? Dari jam 5 kita ngumpul sampe setengah10 cuma ber5 di seafood pinggir jalan. Eh sempet pindah ke mobil feby sih! Ngadem juga hehehe. Gosip nya gileee banyak banget! Biasalah yaaa cewek-cewek ngumpul jadi satu kan?

Terus gue ada bukber Teater Phoenix. Seru parah. Berasa jutaan orang gila lagi dikumpulin jadi satu. Hahaha saraaap! Sampe rumah pun gue masih wonder tadi itu orang waras apa nggak? Hahaha. Dan semakin seneng karena makin banyak aja anggota Teater Phoenix. Makasih Ya Allah :)

Banyak banget yang mau gue ceritain. Tapi... Lupa! Hahaha biasa lah ya gue emang pelupa bangettt! Tapi yang jelas, bener-bener hari yang indah! Thank God!

Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Have You Ever...

Pernah nggak sih kalian ngerasa seperti seseorang yang terbuang? Seseorang yang mungkin nggak punya harga? Bahkan kehadiran kalian ditempat yang sepi pun tak berarti apapun?


Pernah nggak sih kalian ngerasa seperti seseorang yang dianggap disaat tertentu? Seseorang yang mungkin hanya bersinar saat orang lain membutuhkan sinarnya? Seseorang yang mungkin tidak bisa mengerti arti persahabatan, karena ia selalu pergi darinya?

Pernah nggak sih kalian ngerasa seperti seseorang yang iri akan rekannya? Iri karena ia bisa mendapatkan lebih dari kalian? Iri karena ia bisa mendapatkan sahabat-sahabat yang pasti? Yang tidak musiman seperti yang kau miliki?

Pernah nggak sih kalian ngerasa seperti seseorang yang terhambat emosinya? Seseorang yang tidak bisa mengeluarkan unek-unek karena tidak menemukan seseorang untuk berbagi? Seseorang yang memendam seluruh masalah terlalu dalam sampai merasa terpuruk didalamnya?

Pernah nggak sih kalian ngerasa seperti seseorang yang hatinya terpaksa tertutup? Seseorang yang terpaksa tidak mengeluarkan isi dari hatinya hanya untuk membahagiakan orang lain? Seseorang yang bahkan tidak bisa menggunakan hatinya untuk memilih jalan kehidupan? Seseorang yang bahkan tidak bisa merasakan apa itu arti bahagia?

Pernah nggak sih kalian ngerasa seperti seseorang yang auranya sangat negatif? Sampai sampai orang lain tidak bisa mendekati kalian karena aura tersebut? Seseorang yang bahkan sudah tidak bisa tersenyum dengan ikhlas? Seseorang yang bahkan hanya tahu satu jenis emosi, yaitu kesedihan?

Kalau kalian pernah menjadi seseorang seperti yang sudah gue sebutin diatas, apakah kalian pernah memecahkan masalah tersebut? Apakah kalian pernah membuat orang lain mengerti bahwa sesungguhnya masalah itu hanyalah perang batin belaka? Apakah ada seseorang yang akhirnya mengerti kalian dan membuat kalian merasa hidup kembali?

Jika ya, kalian adalah orang yang beruntung.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Midnight Already

Assalamu'alaikum guys!

Sekarang waktu udah nunjukkin pukul 2.05 AM alias jam dua lewat lima pagi. Gue masih belom bisa tidur. Mungkin insomnia gue lagi kambuh. Bener-bener sebuah kebiasaan yang sangat buruk bukan?

Kalo dipikir-pikir, waktu tidur gue itu bener bener payah. Gue akan tertidur sekitar jam 4, dan terbangun lagi jam 6. Cuma 2 jam. Lalu tertidur lagi dari jam setengah 7 sampai jam 8. Setelah itu gue hampir gak membiarkan mata gue terpejam. Gak ada alasan khusus memang. Bukan karena tugas yang bener-bener menumpuk atau apa. I just can't sleep at all. Udah dicoba looh terpejam lebih dari 2 jam. Tapi emang kalo belom waktunya gue tidur, boro-boro deh gue tidur. Gak akan pernaaaah!

Tapi nanti pasti 3 atau 4 hari setelah gue tidur dengan pola tersebut, gue akan mengalami masa "hibernasi". Ya gue namakan hibernasi, karena emang sama kayak hibernasi nya Beruang Kutub. Tidur bisa sampe 12 jam, bahkan lebih. Dan rutinitas itu terus terjadi. Terutama, selepas SMA.

Dulu sih pas SMA gue masih cukup terkontrol lah. Walaupun sebenernya ngerugiin diri gue sendiri. Tapi at least, jam tidur gue kira-kira 6 jam sehari. Biasanya gue tertidur jam 12 lah. Terus bangun jam setengah6. Sekolah, dan nanti di sekolah gue bisa tidur lagi disela-sela jam pelajaran. Entah cuma 15 menit, atau bahkan sampe 2 jam pelajaran (1,5 jam). Pola ini terus terjadi selama gue SMA. Dan entah ya, energi gue bener-bener terisi penuh loh!

Normalnya, remaja seumuran gue itu butuh waktu tidur minimal 8 jam. Tapi dengan 3-4 jam gue udah bisa ngisi semua energi gue. Nah kalo kurang dari 3 jam, gue pasti terbangun dengan mata berair kayak nangis gitu. Ini nih yang bahaya! Bisa nangis selama 30 menit gue. Aktivitas gue selama SMA bener-bener melelahkan, dan gue sering banget mengalami "nangis" di pagi hari. Biasanya sih gara-gara ngeliat sinar matahari terlalu lama. Semacam vampire, eh?

Dengerin lagu, main game, browsing sana sinim yaaah mungkin cuma itu hal-hal yang gue kerjain kalo gue gak bisa tidur. Gue terus coba untuk tidur. Terus mencoba. Pastinya gue bener-bener nyoba. Tapi... Susaaah!!!!

Ini lah hal yang sering gue alamin kalo malem. Susah memang. Tapi sekedar sharing, boleh dong yaaa?

Yaaa itu aja deh!

Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

It's Just Too Short

Assalamu'alaikum, guys!


Semalem gue mimpi aneh banget. Gue gak tau jelas sih mimpi gue ini maksud nya apa. Bahkan gue udah agak lupa alur mimpi gue. Cuma inget-inget sedikit. Tapi yang jelas, gue inget banget kalo mimpi gue itu tentang kehidupan SMA gue. Huaaaa sedih gak sih lo tiba-tiba mimpiin sesuatu yang lo kangenin banget?

Pendek banget rasanya petualangan 3 tahun gue di SMA. Tahun pertama gue lalui dengan berbagai macam konflik batin dalam diri gue. Jujur aja, gue gak berminat sama sekali sekolah di situ. Akhirnya gue ngelampiasin semua konflik batin gue ke kegiatan-kegiatan. Ekskul, acara-acara, atau apapun. Pokoknya gue mau banget buat diri gue sibuk. Biar kekesalan gue ilang perlahan.

Tahun kedua, gue masih sibuk dengan kegiatan Ekskul. Jujur yah guys, gue suka banget dengan semua ekskul yang gue jalanin. Dari pertama gue ikut Paskibra, terus gue mulai Basket, Band, Teater, Radio, and so on. Gue bener-bener ngerasa hidup. Sangat ngerasa malah. Dan di tahun-tahun ini, gue akhirnya bisa main gitar. Itu emang udah impian gue dari entah kapan. Dan gue seneng banget waktu tau gue bisa nguasain alat musik itu (walaupun masih amatur bangettt). At least, i can play my favourite song!



Terus gue bener-bener nyari kegiatan-kegiatan yang bisa bikin gue sibuk walaupun gak banget. Eeeh angkatan gue berinisiatif untuk ngelanjutin Gado-gado. Itu adalah event sekolah yang pernah diadain dua tahun sebelum angkatan gue. Dan disini gue sangat antusias, karena gue seneng banget sama acara-acara eksternal yang pastinya bisa bikin gue sibuk gila-gilaan.

Dan mulailah gue ngerjain segala macam kebutuhan yang diperluin buat acara itu. Mulai dari susunan acara, pencarian sponsor, perlengkapan yang dibutuhin, izin guru-guru, dan masih banyak lagi. Bersyukur banget gue pernah ngerjain acara ini. Selain gue bisa ngabisin waktu gue dengan hal positif, gue dapet berbagai macam ilmu-ilmu yang super berguna. Gue yakin banget ilmu-ilmu ini bakalan kepake suatu saat nanti. Mungkin nggak sekarang. Tapi suatu saat nanti, disaat yang lain merasa ini sulit, pengalaman bakal ngajarin segalanya.

Kelas 11 (2 SMA) gue bener-bener disibukkan dengan hal seperti ini. Gak ada waktu main sama sekali. Tapi gue seneng, di event ini, di organisasi ini, gue punya keluarga baru yang bisa nopang semua kegiatan gue. And I have fun with it. Really. Gue rasa, inilah nikmatnya masa muda. Bener-bener ngerasain yang namanya masa muda!




Setelah semua berlalu, setelah gue menginjak kelas 12, semua berubah. Oke, gue emang cuek parah sama urusan belajar. Tapi entah kenapa, gue jadi lebih rajin. Dari yang nggak pernah nyatet, jadi nyatet. Dari yang tidur melulu pas jam pelajaran, jadi bangun lah setidaknya. Dari yang dulunya gue gak pernah sekalipun merhatiin guru kalo itu guru ngebosenin, sekarang gue merhatiin walaupun ujung-ujungnya gue belajar sendiri dari buku. Yah setidaknya gue sudah termotivasi untuk berubah.

Tapi tetep, gue masih gak bisa lepas dari kegiatan ekstrakurikuler gue. Walaupun mungkin gue sendiri juga gak begitu aktif. Setidaknya gue masih ngawasin kegiatan adek-adek kelas gue disana. Dan gue juga masih ngawasin kegiatan Gado-gado yang ketiga. Yah setidaknya gue mendapatkan refreshing dari sekedar belajar aja. Kelas 12 itu berat, tapi butuh banget kita seimbangin antara belajar, berdoa, dan main.

Selesai kelas 12, selesai UAN, selesai berbagai macam tes universitas, gue sekarang ngerasa hampa. Oke, emang gue sekarang disibukkan akan kegiatan-kegiatan kampus yang baru mulai aja udah seabrek. Tapi gue belum ngerasa "hidup". Bisa dibilang, gue itu kayak jin botol, yang sekarang lagi nunggu botol gue digosok sama seseorang supaya gue bisa kembali bergentayangan.

And it's just too short. Way too short. Dan gue sedih banget masa-masa SMA itu udah berakhir. Tiga tahu yang hanya terasa seperti tiga bulan. Semua kegiatan-kegiatan akademik, yang kadang membosankan, menjengkelkan, lucu, bahkan bisa bikin kita menangis keras. Gue kangen itu semua. Bener-bener kangen. Sampe kebawa mimpi. Gue kangen Galan2011 (nama angkatan gue) disaat kita semua masih pake seragam. Masih kabur-kaburan tiap ada pelajaran yang ngebosenin. I really missed it.

Bener apa kata orang-orang selama ini. Masa-masa SMA emang masa paling indah. Cuma sekali, untuk selamanya. Unforgettable moment. AAAAHHHHH PARAH JADI KANGEN BANGET!!!

Apalagi tiap gue liat di timeline twitter gue masih ada orang-orang yang nge tweet "Jadi inget deh dulu kan kalo di kelas kita sering main ini" huaaaaaa tambah sedih rasanya. But life must go on. Ya gak?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

If I Could

"If I could bottled the smell of the wet land after the rain, I'd make it a perfume..." Adhitia Sofyan - After The Rain

"If I could turn back time, if I could find a way, I'd take back those words that have hurt you." Cher - If I Could Turn Back Time

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mathematic, How Can I Hate You?

Assalamu'alaikum, guys!


Kali ini gue bakal ceritain pengalaman gue selama mengikuti kompetisi-kompetisi matematika. Bukannya mau sombong atau apa. Gue mau share aja, siapa tau ada yang mengikuti kompetisi semacam ini juga. Sekaligus memenuhi tagihan Dosen gue. Hehehe


Pertama kali banget gue kenal matematika itu umur 3 tahun deh kayaknya. Gue inget banget, Mama selalu bilang kalo matematika itu ilmu pasti, pasti kepake, pasti sukses, dan pasti hasilnya. Dan gue memang menyukai ilmu yang satu ini. Selain karena "pasti" itu, ilmu ini bisa bikin rasa penasaran gue akan sesuatu terpenuhi. Kalo kata temen gue, "Matematika sama Fisika itu memenuhi kebutuhan berfikir manusia". Yak gue setuju dengan ungkapan ini.


Terus-menerus, ilmu matematika gue dalemin. Dan memang, rasa penasaran itu selalu muncul tiap gue gak ngerti akan suatu soal, atau pembuktian rumus. Sampailah pada kelas 5 SD, gue mulai mencoba mengikuti Kompetisi Matematika tingkat SD. Waktu itu, gue belum mendapatkan apa-apa. Bener-bener masih pure nyoba.


Guru matematika gue, Bu Yanti, selalu support gue untuk terus nyoba walaupun udah gagal. Dan kelas 6, gue ikut lagi. Alhamdulillah, gue berhasil nyabet juara 3 se Jakarta Selatan. Dari situ gue ngeliat peluang besar untuk terus maju, walaupun tersendat.


Masuk ke SMP gue mulai lagi dari awal. Dunia SD dan SMP total berbeda. Mulai dari tipe soal, tingkat kesusahan, sampai sistem kompetisinya. Lebih kompleks, dan lebih banyak pesertanya. Gue mulai belajar dari kakak kelas, dari guru gue, Pak Manshur, dan pastinya dari berbagai macam buku. Dan di saat itu, jarang banget ada buku-buku panduan yang bisa dibeli di toko buku. Bener-bener jarang. Dan gue lebih banyak belajar lewat soal-soal kommat (Kompetisi Matematika) tahun sebelumnya. Sebenernya ini kurang banget buat memperdalam ilmu kami.


Lantas ikut lah gue dalam Kommat pertama di SMP. Dan di Kommat pertama ini, gue gak tembus ke Kabupaten. Mungkin karena bener-bener masih pertama kali ya? Nah terus lah gue coba gali dan gali. Tahun berikutnya gue ikut lagi. Kemajuan! Gue sampe ke tingkat Kabupaten. Tapi nggak lolos ke Provinsi.

Tahun ke tiga gue di SMP, gue mulai ikut OSN dan Kommat. Keduanya memiliki level yang berbeda. Kalo Kommat, levelnya mungkin tidak begitu jauh dari pelajaran kita sehari-hari, tapi lebih kompleks aja soalnya. Kalo OSN, udah lebih ngandelin logika kita, dan soalnya bener-bener setingkat di atas SMP. Simplenya, kalo mau bisa tembus ke tingkat yang lebih tinggi di OSN SMP, kita harus nguasain materi anak SMA. Jadi bener-bener satu level diatasnya.
Dan gue mulai pelajarin berbagai macam soal-soal SMA. Pelan-pelan memang. Tapi setidaknya gue memahami dasar-dasar di SMA. Berkat usaha yang keras dibarengi do'a, gue tembus ke DKI Jakarta. Bener-bener seneng banget gue disana. Tapi sayangnya, semua berhenti karena gue kalah. Rata-rata pemenang memang dari sekolah swasta. Sebut saja BPK Penabur, Kanisius, dan IPEKA Tomang. Tiga sekolah ini memang selalu melekat menjadi juara OSN tingkat SD, SMP, maupun SMA.

Masuk ke SMA, gue mulai lagi untuk bisa mempelajari materi-materi Universitas. Yah semua itu karena memang pattern dari OSN adalah selangkah lebih maju. Sudah menjadi sebuah rahasia umum bagi para peserta. Tahun pertama di SMA, gue mulai agak keteter. Semua karena materi pelajaran di sekolah yang kian sulit, dan juga materi tambahan untuk OSN yang kian banyak.

Untungnya, ada pelatihan untuk calon peserta OSN Jakarta Timur. Waktu itu bertempat di Puncak. Disana bener-bener kita bisa belajar sambil bermain, dan bertukar ilmu dengan peserta lainnya. Sepulangnya dari pelatihan selama 2 hari 1 malam itu, gue merasa telah ter-upgrade satu tingkat. Memang, tidak begitu banyak. Tapi gue mengenal istilah-istilah serta rumus-rumus dasar baru yang semustinya sudah gue ketahui sejak lama.


Singkat cerita, gue bener-bener tembus ke Provinsi. Seneng banget! Tapi ya itu dia, gagal lagi untuk maju ke tahap berikutnya. Sekolah swasta masih merajai. Bukannya mau membanding-bandingkan, tetapi mereka mendapatkan fasilitas yang mungkin tidak didapatkan siswa sekolah negeri. Iri sih, banget! Hehehe

Menurut gue, kalo kalian emang bener-bener pengen maju di bidang ini, coba lah untuk lebih rajin mengerjakan soal, membaca buku-buku, sharing dengan teman-teman yang sejalan, dan pastinya, tidak pernah lelah untuk memenuhi rasa penasaran. Karena, penasaran itu kunci dari kesuksesan.


Cukup sekian sharing dari gue, semoga bermanfaat ya!

Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

I'm Indonesian

Assalamu'alaikum, guys!


Kali ini gue akan ngebahas sesuatu yang berhubungan dengan Indonesia dan ke-Indonesia-an kita. Hal ini terinspirasi begitu saja, semenjak ada presentasi di kelas tadi. Dan dosen gue ngomongin masalah ini. Menurut gue, ini penting untuk dibahas. Gue gak terlalu nasionalisme, memang. Tapi gue cinta Indonesia.


Nasionalisme menurut gue adalah suatu paham akan rasa cinta tanah air yang bisa diaplikasikan melalui berbagai cara, yang positif tentunya. Ada juga yang beranggapan bahwa Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia (sumber)


Banyak banget cara manusia untuk menyalurkan rasa nasionalis mereka. Ada yang mengikuti organisasi-organisasi seperti Paskibra, Karang Taruna, dan sebagainya. Ada juga yang memilih mendalami sejarah bangsa ini dan mempelajari budaya-budaya yang terkandung didalamnya. Semua nya bisa menjadi media penyaluran nasionalisme. Asalkan tidak dilakukan dengan anarkis, atau pun hiperbolis.


Budaya Indonesia pun gak bakal bisa lo sebutin satu persatu secara lengkap. Gue tantang kalian kalo bisa, waaah keren parah! Karena, perpustakaan nasional yang memuat jutaan buku pun, belum tentu memiliki satu buku yang lengkap akan daftar budaya Indonesia. Dan Indonesia yang nota bene adalah negara maritim dengan ribuan pulau, masih memiliki daerah-daerah yang belum terjamah manusia. Sejarah kita pun masih berubah-ubah kan? Okay mungkin bukan berubah. Tapi di revisi. Kadang di buku ini bilang begini, di buku lain bilang begitu.


Budaya itu bisa berupa Tarian, Nyanyian, Cerita Rakyat, Kebiasaan, Pakaian, Upacara, dan sebagainya. Di negara kita ini, Indonesia, ada banyak banget budaya-budaya yang sebenernya sangat menarik untuk kita pelajari. Jujur, gue tertarik sama segala Kesenian Musik di Indonesia. Sadar gak sih kalian kalo Musik Indonesia itu unik?


Banyak alat musik yang berasal dari Indonesia itu unik parah. Seruling Sunda, Gambang Kromong, Sasando, dan lain sebagainya. Rata-rata alat musik khas Indonesia itu cuma punya satu nada. Seperti angklung, contohnya. Alat musik tersebut juga kalo gue perhatiin, berasal dari bahan alam yang mudah ditemukan di Indonesia. Angklung sendiri terbuat dari bambu, yang tumbuh subur di Indonesia.


Nah sekarang, pertanyaan yang sebenernya pengen gue ajuin adalah, apakah kalian pernah mempelajari budaya Indonesia? Jika iya, apakah kalian mempelajari yang lain, selain yang pernah kalian pelajari? Dan setelah kalian mempelajarinya, apakah kalian memperkenalkannya kepada khalayak agar mereka turut mempelajarinya?

Salut buat kalian yang menjawab "ya" tiga kali! Angkat jempol deh, mbak, mas! Tapi, masih banyak loh yang hanya menjawab "ya" sekali, atau paling banter dua kali deh. Gue sendiri hanya dua kali jawab "ya". Gue belajar Tari Saman, setelah itu memang sih gue ajarin ke adik-adik kelas. Tapi itu karena tuntutan Ekstrakurikuler. Gak pernah rasanya gue ngajarin saman yang pernah gue pelajari ke orang lain di luar Ekstrakurikuler tersebut.


Itulah kondisi yang terjadi di Indonesia. Suatu saat, kalau kalian go abroad, kata dosen gue, kalian akan ditanya apa kebudayaan khas negara tempat tinggal kalian, yang bisa kalian pamerkan. Dan ini merupakan suatu tantangan yang sangat berat, gue rasa. Karena, kalo nanti gue kuliah di luar, mungkin gue cuma bisa bilang gue orang Indonesia, tanpa bisa mempromosikan apa itu budaya Indonesia.


Sedih banget ya rasanya? Yah inilah yang dialami Indonesia saat ini. Kurangnya kesadaran akan mencintai budaya sendiri. Padahal banyak loh orang luar negeri yang sengaja dateng ke Indonesia buat belajar kebudayaan kita. Miris banget kan? Kita yang tinggal belajar aja, dan murah pastinya, gak pernah mau buat belajar. Sementara bule-bule itu, kalo mau belajar, mereka harus nabung dulu buat beli tiket, buat biaya hidup disini, dan sebagainya.


Demikianlah kegalauan gue. Mudah-mudahan kita semua masih mau untuk belajar budaya milik kita sendiri. Siapa lagi yang mau mencintai budaya kita, kalo bukan kita sendiri?


Cheers! Keep trying, keep believing, keep praying.

Link

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS