Presented by Larasayu Dea. Dedicated to her beloved mother. Powered by Blogger.
RSS

Kuliah dalam Perspektif Larasayu Dea

Hello Fellas!
Wherever you are, Whenever you read this, Whatever you do


"Things are better left unspoken. But well, just say what you wanna say." - LarasDea


Ah well, it's been so long since i post my last one. Well, you know, way too busy with my life and my eLife. Banyak hal yang udah berubah semenjak saya terakhir kali posting sesuatu disini. Mungkin terakhir kali saya posting sesuatu di blog ini, cuma merupakan pengalaman saya saat makan di suatu tempat, atau sebuah pengutaraan singkat atas fenomena yang saya lihat dan saya ilhami. Dan untuk sekarang, izinkan saya menceritakan hidup saya sedikit. Sepertinya sudah banyak berubah ya...


Terakhir kali, saya baru lulus SMA di tahun 2011 lalu, dan masuk ke Universitas Gunadarma. Beruntung, saya mendapat kesempatan untuk mencicipi kuliah gratis, tanpa dikenakan biaya akademik apapun. Yah kecuali beli buku, transportasi, akomdasi ya. Itu mah bayar sendiri kali cyiiiinn :p


Tak lama berselang, saya pun mulai mencicipi dunia EO (Event Organizer). Bermula dari karier saya di Super Junior World Tour 4, yang dimana saya menjadi salah satu Ticketing Supervisor, disitu saya banyak sekali belajar mengenai dunia kerja yang sesungguhnya. Well, jangan dikira kerja itu asyik ya. Bekerja, dan dibayar. It's not just about that, guys, let me get it straight. Lalu dilanjutkan dengan Avenged Sevenfold, ticketing lagi. Tapi sayang, konsernya batal karena satu dan lain hal.


Selepas dari Avenged Sevenfold, saya sempat mengalami vacuum kerja selama kurang lebih 1 bulan, lalu saya ditawari pekerjaan baru sebagai seorang Administrator dari salah satu brand local yang sedang mencoba mengibarkan sayapnya di kancah Industri Fashion Indonesia. Nama brand itu adalah Velvet Apple. Bisa kalian buka webnya disini. Lalu alhamdulillah sekarang saya menjadi Finance Administrator di salah satu Production EO.


Kalo dibilang gila, ya saya merasa saya gila. Dengan tuntutan kuliah yang masih sangat muda belia usia semesternya (saya sekarang baru semester 3), dan juga tuntutan pekerjaan yang kian menantang. Let me tell you what, if i'm not doing this with heart, i will definitely die by now.


So, buat postingan yang sekarang, saya ingin sedikit membahas mengenai pilihan kalian sebagai mahasiswa. Well, disini saya tidak mencoba menggurui ya. Cuma pengen sedikit membuka mata kalian soal dunia kemahasiswaan.


Apa sih sebenernya yang dikejar dari menjadi seorang mahasiswa? Gelar kan? Buat apa sih gelar itu coba? Prestige kalian saat melamar kerja nanti. Bisa juga sebagai kebanggaan pribadi aja, ibaratnya menaikkan "derajat" harkat duniawi. Nah, sekarang, kalo udah dapet nih goal dari kuliah itu, alias gelarnya, mau diapain tuh gelar?


Saya kadang heran. Ada lulusan pertanian, tapi kerja di bank. Memang sih nyambung, beliau ngurus simpedes misalnya, program dari bank tersebut yang memang terfokus pada masyarakat yang tinggal di pedesaan. Yang mungkin, mayoritas dari masyarakat pedesaan adalah petani, atau yang terfokus pada bidang itu. Ada juga seorang lulusan kedokteran gigi, tapi kemudian hanya menjadi seorang pengusaha kecil-kecilan saja. Well, pasti kalian juga pernah liat dong ya contoh-contoh seperti itu? Banyak kok.


Pertanyaan yang selalu muncul diotak saya kemudian adalah :


"Jadi, gelar fungsi nya apaan dong? Karuan gak kuliah, tapi bisa jadi wiraswasta aja."


Haha pertanyaan bodoh yang selalu muncul. Sekarang jawabannya sebenarnya ada di diri kalian sendiri. Kenapa kalian kuliah? Apa alasan utama kalian berani menambah jumlah waktu belajar kalian yang sudah 12 tahun itu? Saya? Oh kalo saya sih kuliah karena memang saya haus akan pelajaran. Kalo misalnya nih, saya tidak kuliah, berarti saya bisa kan hanya diam saja dirumah atau mungkin jalan-jalan kesana kemari ngalor-ngidul. Saya tidak bisa bung menghabiskan uang dan waktu sia-sia seperti itu.Maka saya pilih kuliah. Meskipun lelah.


"Terus, kalo kita kuliah tapi gak sesuai sama jurusan yang kita seneng gimana tuh?"


Haha tenang ajaaaa, saya juga gitu kok. Saya ini sepertinya memang sudah di design untuk berorientasi sedikit-sedikit pada angka. Maka, otak kiri saya lebih bekerja dari otak kanan saya. Dan saya akui, saya sangat lemah dalam mengingat sesuatu. Jangan kalian pikir hal-hal kompleks ya. Nama orang saja, sulit bagi saya untuk mengingatnya kalau saya tidak mengetahui ciri-ciri yang mungkin bisa mendeskripsikan orang itu.


Hal ini yang selalu saya ingat kalau saya mulai jenuh akan jurusan saya, "Gue capek-capek ke kampus tiap hari, belajar hal yang gak gue suka, dan sekarang gue harus nambah-nambah capek badan gue dengan sakit hati karena gak suka jurusannya? Kenapa gak gue bikin fun dengan nganggep ini tantangan?!"


"Jadi menurut anda, saya harus gimana dong menghadapi masalah perkuliahan ini? Saya pengen cepet kerja"


Ada beberapa kunci yang menurut saya perlu anda lakukan. Yang pertama, Koneksi. Disini ada 2 arti koneksi. Koneksi teman. Ini penting banget loh! Kalo kalian gak bangun koneksi ini seluas-luasnya, niscaya saat lulus nanti kalian tidak tau mau kerja dimana. Atau at least, akan kesusahan untuk mencari kerja, kalo mau kerja. Atau yang lebih parah, susah dapat pasangan hidup. Hahaha bercanda :p Koneksi internet juga gak kalah penting loh. Di dunia yang serba terhubung dengan media internet ini, kalo kalian gaptek atau gak pernah update di dunia maya, wah rugi besar sob. Kalian setidaknya harus bisa pandai-pandai atur waktu untuk ikut terjun kesana.


Yang kedua, STOP BLAMING!!!! Nah ini nih yang susah. Disini saya sih nyaranin kalian untuk mulai berhenti menyalahkan apapun sebagai faktor penghambat kalian. "Ah gara-gara hujan gue telat kampus!" "Gara-gara dia gue gak jadi sidang kan hari ini" Atau apapun lah keluhan-keluhan kalian. Keluhan ini tuh cuma bikin kalian tambah capek. Bukannya tambah semangat ngejalanin hidup.


Yang ketiga, believe in your own abilities. Percaya dong sama kemampuan yang kalian punya. Gak bisa ngomong linggis? Siapa bilang. Gak pede aja kalian buat ngomongnya. Saya juga bukan orang yang pandai kok. Grammar saya kalo dilihat-lihat masih banyak missed. Tapi bodo amat, yang penting lawan bicara saya paham, dan beliau gak salah paham. Percaya juga kalo kalian bisa melakukan apapun, yang walaupun, diluar batas pemahaman kalian akan kekuatan kalian sendiri. Just do it, give some passion on it, and let God do the rest.


Nah itu aja dulu ya :p next time kita lanjut lagi ngobrol-ngobrol. Udah ngantuk nih :D


Cheers!
Keep trying, Keep believing, Keep praying.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 comments:

Hikaru Mikail Arifa said...
This comment has been removed by the author.
Hikaru Mikail Arifa said...

keren :)

Post a Comment