Morning Fellas.
it's 3 AM in the morning. Cant even think about sleep. Well, not really.
Banyak pikiran di otak saya yang kemudian justru membuat saya enggan untuk tertidur. New world, new problem, new friends. Yah seketika terlintas di otak saya bahwa manusia sungguh bisa membuat rencana apapun yang maha dahsyat, namun pada akhirnya Tuhan lah yang menentukan.
Saya bukan orang yang religius, saya akui. Namun saya sangat berharap Tuhan dapat membantu saya, ya Ia selalu membantu saya, dalam hal yang kini membuat pikiran saya kian kalut. Beberapa meminta saya untuk tidak memikirkannya. Namun keadaan dan situasi membuat saya kembali berpikir atas semuanya. Dimanakah letak awal permasalahan yang menggantung ini? Solusi apa yang tepat?
Saya memang anak kecil yang mungkin belum layak untuk berbicara banyak mengenai pengalaman. Yah, pengalaman saya hanya masih seumuran seorang mahasiswi semester 2. Tentu, itu fakta. Tapi tentu, saya memiliki hak untuk berpendapat.
Apa pendapat saya? Pentingkah pendapat saya? Itu relatif. Saya hanya ingin semua menjadi baik-baik saja. Saya sudah terlalu nyaman dengan apa yang pernah saya lewati beberapa waktu lalu. Saya lelah kehilangan hal-hal yang saya senangi, even it's just a li'l shit.
Can we just get back to the way it was?
Things That Left Unspoken
3:08 AM |
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment